Kenaikan Harga Minyak RI Bebani APBN 2018

Kenaikan Harga Minyak RI Bebani APBN 2018

Posted by Written on 22 February 2018


Ipotnews - Kenaikan harga minyak mentah dunia yang turut menyeret kenaikan Indonesian Crude Price (ICP) yang terus berlanjut hingga pertengahan Februari 2018, dikhawatirkan akan berdampak terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) tahun ini.

Direktur Executive Center of Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, kenaikan ICP yang masih berlanjut hingga saat ini perlu diwaspadai oleh pemerintah dalam menentukan kebijakan khususnya subsidi yang dialokasikan untuk bahan bakar minyak jenis premium dan solar.

"Jadi menurut saya, kenaikan ini justru perlu diwaspadai dari sisi subsidi dan keterjaminan pasokan," ujar Yustinus di Jakarta, Kamis (22/2).

Yustinus juga menyebutkan, tren kenaikan harga minyak dunia yang telah disadari pemerintah sejak tahun lalu, tekanan APBN akan semakin kuat jika Kementrian Energi Sumber Daya Mineral ( ESDM ) tidak menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar.

"Tapi di sisi lain, ada tekanan terhadap APBN yaitu subsidi BBM, jika pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga premium dan solar," ungkapnya.

Sementara di satu sisi, tren kenaikan harga minyak mentah dunia, Kementrian ESDM tetap dengan keputusannya untuk tidak melakukan perubahan harga di kedua jenis BBM tersebut.

(Sigit)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author