Bursa Sore: Seiring Tekanan Bursa Global, IHSG Minus 40 Poin

Bursa Sore: Seiring Tekanan Bursa Global, IHSG Minus 40 Poin

Posted by Written on 05 February 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak minus pada penutupan perdagangan hari Senin (5/2). IHSG berkurang -0.59 (-40 poin) ke level 6.589.

Indeks Kompas100 drop -0,59% ke posisi 1394. Indeks LQ45 -0,44% ke level 1107 poin. Indeks JII -1,20% ke 780 poin. IDX30 -0,30% ke level 605 poin. Indeks SM Infra18 -1,36% ke posisi 383. Indeks Sri Kehati -0,55% ke posisi 402.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah TRAMENRGIKAIBUMIBKSLPGASADROBBRILEAD dan PBRX. Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp7,12 triliun dengan volume trading sebanyak 124,05 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp657,09 miliar.


Nilai tukar rupiah -0,73% di posisi Rp13.516 per USD. (16.00 pm).

Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)
CONSUMER-0,02

IKAI

16342

IBFN

61-32
AGRI-0,14

MINA

2.2440

IBST

6.5-1.6
MINING-0,72

SPMA

33066

GDYR

1.78-400
MANUFACTUR-0,78

INRU

780155

RODA

150-26
MISC -IND-1,43

RIGS

28256

PTIS

492-73
INFRASTRUC-0,18

CTTH

13622

SDMU

350-48
TRADE-0,78

ESTI

10817

ECII

850-100
FINANCE-0,82

ESSA

31038

ASJT

470-55
BASIC-IND-1,84

TPMA

21021

STTP

4-390
PROPERTY-1,46

HDFA

19018

MLIA

575-55
source: idx.co.id


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan hari Senin (5/2) sore. Tekanan di bursa Asia seiring koreksi turun tajam bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu di tengah data job report yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga menimbulkan spekulasi kenaikan suku bunga the Fed.

Pasar saham Australia jatuh setelah Indeks S&P/ASX200 turun 1,56 persen. Seluruh sektor saham bergerak melemah dimotori tekanan pada sektor energi dan material.

Saham ANZ melemah 1,27 persen. Commonwealth Bank turun 1,23 persen. Westpac turun 1,23 persen dan saham National Australia Bank tumbang 1,25 persen. Sebagian besar saham mining di bursa Australia juga dalam tekanan. Saham Rio Tinto turun 2,24 persen. Fortescue flat. BHP Billiton turun 2,14 persen.

Bursa saham Tokyo juga melemah setelah Indeks Topix turun 2,17 persen dan Indeks Nikkei 225 turun 592 poin. Indeks bursa saham Korsel di zona merah pula setelah Indeks Kospi turun 1,33 persen.

Market saham China bergerak variatif. Indeks Shenzhen jatuh 0,84 persen dan Indeks Shanghai berada di level positif. Sementara Indeks Hang Seng juga melorot di area negatif.

Pada Jumat akhir pekan lalu lapangan kerja di USA bertambah 200.000. Data tersebut di atas estimasi para analis sebanyak 180.000. Tingkat upah naik 2,9 persen secara year on year. Rilis job report tersebut mengantarkan yield obligasi negara USA naik sehingga investor khawatir suku bunga acuan the Fed mungkin naik terlalu cepat.

Analis AMP Capital, Shane Oliver menilai pada pekan lalu pasar saham global tertekan seiring ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed, sebagian karena akselerasi pertumbuhan tingkat upah dan lonjakan signifikan yield obligasi negara USA. Menurutnya kemungkinan tekanan masih akan terus terjadi karena pemodal menyesuaikan penguatan bunga the Fed dibanding asumsi saat ini. Dia menambahkan 4 atau kemungkinan 5 kali kenaikan bunga the Fed tahun ini berlawanan dengan ekspektasi pelaku pasar sebanyak 3 kali kenaikan.

Nilai tukar yen berada di posisi 109,93 terhadap dolar AS, menguat dari pelemahan sebesar 110,29 yen. Dolar Australia di posisi $0,7933 atau bangkit dari pelemahan yang terjadi pada sesi sebelumnya di level $0,7887.

Sementara itu Indeks dolar AS di posisi 89,162 (pukul 2.22 pm) setelah jatuh di bawah level 88,800 pada pekan sebelumnya. Data Indeks Manufaktur Sektor Jasa di China naik tercepat dalam 6 tahun terakhir. Indeks tersebut naik ke level 54,7 di bulan Januari dibanding periode Desember sebesar 53,9 tertinggi sejak Mei 2012.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -2,55% ke posisi 22.682,08.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,09% ke level 32.245,22.

Indeks Shanghai (China) +0,73% ke level 3.487,50.

Indeks Straits Times (Singapura) -1,33% ke level 3.482,93.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah signifikan pada awal perdagangan hari Senin (5/2) pagi waktu setempat seiring tekanan yang terjadi pada pasar global sebagai sentimen.

Indeks FTSE (Inggris) -0.99% ke posisi 7.369,82.

Indeks DAX (Jerman) -0.88% di level 12.672,21.

Indeks CAC (Perancis) -1.09% pada posisi 5.306,46.


Oil

Posisi harga minyak melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Senin (5/2). Hal ini terjadi di tengah aksi jual dan penguatan dolar AS. Minyak Brent terkoreksi ke posisi terendah dalam 1 bulan terakhir.

Harga minyak Brent drop 57 sen ke posisi USD68,01 per barel (pukul 07.16 GMT). Pada trading hari Jumat akhir pekan lalu, harga minyak Brent turun 1,5 persen dan secara mingguan turun 2,75 persen.

Sementara minyak WTI melaju melemah 47 sen ke level USD64,98 per barel. Secara mingguan minyak WTI turun 1 persen per akhir pekan lalu.


(cnbc/awsj/reuters/mk)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author