Kelola Mina Laut Berniat IPO di Tahun Ini

Kelola Mina Laut Berniat IPO di Tahun Ini

Posted by Written on 12 January 2018


Perusahaan konsumer di sektor pengolahan hasil laut, PT Kelola Mina Laut (KML) merencanakan untuk melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun ini.

Direktur Utama Kelola Mina Laut, Mohammad Nadjikh mengatakan bahwa melalui aksi korporasi itu, perusahaan dapat menambah modal sehingga dapat melakukan ekspansi lebih luas dan semakin berkembang ke depannya.”Perusahaan kita bangun tahun 1994 lalu, dan saya ingin terus berkembang. Kami akan melakukan ekspansi seperti perusahaan lainnya yang telah lebih dulu masuk pasar modal. Kalau go public kan ada target, itu menjadi tantangan dan penyemangat untuk maju dan berkembang," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, lanjut dia, dengan melakukan "go public" maka penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG), yang salah satunya mencakup aspek transparan dapat tercapai.”Untuk IPO, kita menggunakan buku Desember. Saat ini, nilai aset KML di atas Rp1 triliun," ujarnya.

Perseroan, lanjut dia, sedang menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikan aksi korporasi itu. Namun, perseroan berharap dapat melaksanakan IPO berlangsung pada semesar pertama 2018 ini. Mohammad Nadjikh menambahkan bahwa saat ini, produk ekspor perseroan mencapai sekitar 85% dari total produksi. Produk-produk KML mayoritas diekspor ke Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang dan Asia Tenggara.

Hingga akhir tahun ini, lanjut dia, pihaknya menargetkan dapat menambah sebanyak 15 kapal baru, sehingga total kapal perseroan menjadi sebanyak 35 kapal. Sementara Direktur Utama BEI, Tito Sulistio menyarankan kepada PT Kelola Mina Laut untuk melepas sekitar 40% sahamnya. Dengan begitu perusahaan mendapat diskon pajak sebesar lima persen.”Saya mendorong Kelola Mina Laut untuk melepas sahamnya 40% agar dapat diskon pajak 5%," katanya.



comments

logo-senokuncoro

Seno Kuncoro

author