Bursa Sore: Tutup Trading Akhir Tahun, IHSG ke Level Rekor Tertinggi

Bursa Sore: Tutup Trading Akhir Tahun, IHSG ke Level Rekor Tertinggi

Posted by Written on 29 December 2017


Ipotnews - Pada perdagangan terakhir tahun 2017, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) finis menguat pada perdagangan hari Jumat (29/12) sekaligus mengukir rekor tertinggi. IHSG melaju +0,66 persen (+41,61 poin) ke level 6.355,65.

Indeks Kompas100 naik +0,73% ke posisi 1343. Indeks LQ45 +0,84% ke level 1079 poin. Indeks JII +1,41% ke 759 poin. IDX30 +0,44% ke level 590 poin. Indeks SM Infra18 +0,65% ke posisi 371. Indeks Sri Kehati +0,95% ke posisi 395.

Saham-saham teraktif diperdagangkan adalah TRAMINKPCAMPBMTRBBRIJMASTLKMBBCAASII dan PBRX.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp28,38 triliun dengan volume trading sebanyak 260,83 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli (net buy) senilai Rp336,91 miliar.


Nilai tukar rupiah +0,10% di posisi Rp13.552 per USD. (16.00 pm).

Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)
CONSUMER0,92

PCAR

254104

BPFI

384-126
AGRI1,22

MBTO

13535

CAMP

1.185-300
MINING1,02

SHID

1.55310

WICO

540-110
MANUFACTUR-0,65

ITMA

790155

CITA

710-140
MISC -IND2,77

ESSA

22038

MABA

1.2-200
INFRASTRUC1,31

ARTA

38666

MYOR

2.02-260
TRADE0,23

STAR

9916

CPIN

3-330
FINANCE-0,49

TBMS

900145

SRAJ

242-26
BASIC-IND0,95

NIRO

8012

MLIA

590-60
PROPERTY1,13

YULE

25636

LPPF

10-1
source: idx.co.id


Bursa Asia

Indeks utama pasar saham Asia bergerak mixed pada perdagangan terakhir tahun 2017, Jumat (29/12) sore. Secara keseluruhan sebagian besar market regional mencatat kenaikan signifikan secara year to date.

Indeks Nikkei 225 berakhir di zona negatif seiring pelemahan dolar AS terhadap yen. Nikkei 225 naik 19% kumulatif di sepanjang 2017. Saham-saham bank menguat sementara saham otomotif dan tekno variatif. Saham ritel melemah.

Pasar saham Australia dalam tekanan setelah indeks S&P/ASX200 turun 0,38 persen. Sebagian besar sektor melemah, kecuali sektor material dan healtcare. Sebagian besar saham melemah. Saham ANZ drop 0,24 persen. Westpac turun 0,63 persen. Rio Tinto naik 1,23 persen dan Fortescue Metals melemah 1,21 persen.

Bursa saham Hang Seng di Hongkong ada di area hijau. Secara kumulatif pada trading akhir tahun, indeks Hang Seng naik 35 persen (year to date).

Sementara indeks Shanghai di bursa China menguat dan indeks Shenzhen naik 0,34 persen. Adapun pasar saham Korsel libur dan aktif lagi setelah libur akhir pekan tahun baru. Indeks benchmark bursa Korsel, Kospi naik 21,63 persen kumulatif di 2017.

Di USA, bursa saham Wall Street menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) ke level rekor setelah naik 0,26 persen (+63,21 poin) ke level 24.837,51.
Market di seluruh Asia menguat signifikan tahun ini dilambungkan oleh pertumbuhan ekonomi global. Indeks MSCI Asia Pacific (tidak termasuk bursa Jepang) naik 30 persen (year to date). Sedangkan indeks Dow Jones hanya naik 25% (year to date) di 2017.

Kurs dolar AS melemah walaupun UU Tax Reform sudah disahkan pada awal bulan ini. Selain itu tertekan karena prospek kenaikan suku bunga acuan the Fed pada tahun depan. Indeks dolar AS di posisi 92,570 (pukul 2.32 am HK/SIN), posisi terendah dalam 1 bulan terakhir. USD terhadap yen diposisi 112,70 yen setelah pada awal pekan sempat ke level 113 yen.

Harga komoditas tembaga yang sering menjadi benchmark pertumbuhan ekonomi ke level rekor dalam 4 tahun terakhir. Harga tembaga di bursa komoditas London Metal Exchange (kontrak delivery 3 bulan) naik 0,49 persen ke harga 7.251 USD per ton setelah sempat naik 1 persen di sesi sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,08% ke level 22.764,94.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,19% ke level 29.919,15.

Indeks Shanghai (China) +0,33% ke level 3.307,17.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,21% ke level 3.406,23.


Bursa Eropa

Market saham Eropa flat pada menit-menit awal perdagangan hari Jumat (29/12). Para pemodal melambaikan selamat tinggal tahun 2017 dan menatap ke arah tahun baru ke market.

Indeks FTSE (Inggris) +0.03% ke level 7.625,26.

Indeks DAX (Jerman) -0.12% ke posisi 12.964,65.

Indeks CAC (Perancis) -0.06% ke posisi 5.336,40.


Oil

Pada perdagangan hari Jumat (29/12) pagi, harga minyak menyentuh level tertinggi jika dihitung sejak medio tahun 2015 di tengah aktivitas trading terakhir tahun ini. Produksi minyak USA secara tak terduga turun begitu pula persediaan minyak niaga mengalami penurunan dipicu aksi pembelian.

Harga minyak Brent naik 45 sen ke posisi USD66,61 per barel setelah tembus level USD67 di awal pekan ini untuk pertama kali sejak Mei 2015. Sementara minyak WTI naik 37 sen ke level USD60,21 per barel, sampai pukul 08.06 GMT. Minyak WTI juga sempat tembus level tertinggi jika dihitung sejak Juni 2015.

(cnbc/awsj/reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author