Bursa Siang: IHSG Naik 49 Poin Saat Jeda Perdagangan Akhir Tahun

Bursa Siang: IHSG Naik 49 Poin Saat Jeda Perdagangan Akhir Tahun

Posted by Written on 29 December 2017


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) di zona hijau pada jeda perdagangan hari Jumat (29/12). IHSG melaju +0,78 persen (+49,02 poin) ke level 6.363,06.

Indeks Kompas100 naik +1,07% ke posisi 1347. Indeks LQ45 +1,23% ke level 1083 poin. Indeks JII +1,24% ke 757 poin. IDX30 +1,28% ke level 595 poin. Indeks SM Infra18 +1,05% ke posisi 373. Indeks Sri Kehati +1,32% ke posisi 397.

Saham-saham teraktif diperdagangkan adalah TRAMCAMPJMASBBRIBMTRTLKMWSBPPBRXKREN, dan BBCA

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp19,39 triliun dengan volume trading sebanyak 88,47 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli (net buy) senilai Rp16,78 miliar.

Nilai tukar rupiah +0,15% di posisi Rp13.552 per USD. (11.30 am).


Bursa Asia

Indeks utama pasar saham Asia bergerak mixed pada perdagangan terakhir tahun 2017, Jumat (29/12).

Indeks Nikkei 225 melaju positif di tengah aktivitas perdagangan yang sepi. Sebagian besar saham otomotif, tekno dan finansial di zona hijau. Sedangkan saham ritel melemah.

Pasar saham Australia dalam tekanan setelah indeks S&P/ASX200 turun 0,22 persen. Semua sektor melemah. Saham-saham banking mixed walaupun subsektor finansial seluruhnya melemah. Saham ANZ naik 0,05 persen. Westpac naik 0,38 persen. Rio Tinot naik 0,99 persen dan Fortescue melemah 0,51 persen.

Bursa saham Hang Seng di Hongkong ada di area hijau. Sementara indeks Shanghai di bursa China menguat dan indeks Shenzhen naik 0,36 persen. Adapun pasar saham Korsel libur dan aktif lagi setelah libur akhir pekan tahun baru.

Di USA, bursa saham Wall Street menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) ke level rekor setelah naik 0,26 persen (+63,21 poin) ke level 24.837,51.

Market di seluruh Asia menguat signifikan tahun ini dilambungkan oleh pertumbuhan ekonomi global yang mulai pulih. Indeks MSCI Asia Pacific (tidak termasuk bursa Jepang) naik 30 persen (year to date).

Kurs dolar AS melemah walaupun UU Tax Reform sudah disahkan pada awal bulan ini. Selain itu tertekan karena prospek kenaikan suku bunga acuan the Fed pada tahun depan. Indeks dolar AS di posisi 92,660 (pukul 9.44 am HK/SIN), posisi terendah dalam 1 bulan terakhir. USD terhadap yen diposisi 112,75 yen setelah pada awal pekan sempat ke level 113 yen.

Harga komoditas tembaga yang sering menjadi benchmark pertumbuhan ekonomi ke level rekor dalam 4 tahun terakhir. Harga tembaga di bursa komoditas London Metal Exchange naik 0,1 persen ke harga 7.279 USD per ons setelah sempat naik 1 persen di sesi sebelumnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,18% ke level 22.823,19. (11.28 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,35% ke level 29.969,51.

Indeks Shanghai (China) +0,08% ke level 3.298,88.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,09% ke level 3.401,99. (11.30 am)


Oil

Pada perdagangan hari Jumat (29/12) pagi, harga minyak menyentuh level tertinggi jika dihitung sejak medio tahun 2015 di tengah aktivitas trading terakhir tahun ini. Produksi minyak USA secara tak terduga turun begitu pula persediaan minyak niaga mengalami penurunan dipicu aksi pembelian.

Harga minyak Brent naik 33 sen ke posisi USD66,49 per barel setelah tembus level USD67 di awal pekan ini untuk pertama kali sejak Mei 2015. Sementara minyak WTI naik 33 sen ke level USD60,16 per barel, sampai pukul 02.10 GMT. Minyak WTI juga sempat tembus level tertinggi jika dihitung sejak Juni 2015.

(cnbc/awsj/reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author