Stock Split PTBA Disetujui Pemegang Saham

Stock Split PTBA Disetujui Pemegang Saham

Posted by Written on 05 December 2017


Guna meningkatkan likuiditas harga saham di pasar, rencana PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan pemecahan nilai nominal sahamnya atau stock split akhirnya disetujui para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, para pemegang saham telah menyetujui perseroan untuk melakukan stock split nilai nominal saham seri A dan saham seri B dari Rp500 menjadi Rp100 per saham. PTBA melakukan stock split dengan rasio 1:5.

Selain menyetujui pemecahan nilai nominal saham, RUPSLB juga menyetujui adanya perubahan susunan Direksi perseroan, dimana pemberhentian dengan hormat bapak Arie Prabowo Ariotedjo dari jabatannya selaku Direktur Niaga telah disetujui dan digantikan oleh Bapak Adib Ubaidillah.

Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin pernah bilang, perubahan stock split tidak ada kaitannya dengan pembentukan Holding BUMN Pertambangan. Namun, hal itu ditujukan supaya saham PTBA lebih likuid.”Supaya bisa dimiliki oleh masyarakat ya dengan harga yang tidak pecah,”jelasnya.

Artinya stock split dengan rasio 1:5 itu, nilai nominal saham PTBA akan menjadi Rp 2.000 per saham dari yang sebelumnya diperdagangkan sekitar Rp 11.250 per saham. Saat ini, kata Arviyan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia sedang mengurus perubahan itu. "Ya saya tidak tau prosesnya di sana. Kira-kira mungkin tiga mingguan lagi. Pokoknya tahun ini kita selesainya. Mudah-mudahan,”tandasnya.


comments

logo-senokuncoro

Seno Kuncoro

author