Market Review And Prediction

Market Review And Prediction

Posted by Written on 08 August 2017


Market Review

Akhir perdagangan kemarin (07/08), IHSG ditutup melemah 0.49% ke level 5,749.29. Mayoritas indeks sektoral ditutup turun, penurunan terdalam dipimpin oleh sektor barang konsumsi sebesar (1.46%) dan sektor infrastruktur sebesar (0.70%). Adapun beberapa saham yang menjadi pemberat IHSG kemarin yaitu : SMMA, HMSP, GGRM, UNVR, dan KLBF. Sentimen negatif pada pelemahan IHSG kemarin dikarenakan beberapa fator eksternal dan Internal. Dimana eksternal berasal dari membaiknya data ekonomi AS yang membuat probabilitas kenaikan suku bunga the fed menjadI 50%, dimana sebelumnya 48%. Adapun faktor internal berasal dari perlambatan GDP kuartal II yang hanya tumbuh 5.01% YoY.  Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 348.67 miliar. Nilai tukar Rupiah terdepresiasi 0.04% ke level Rp 13.321.

Global Market

Sementara itu, indeks utama AS kompak ditutup menguat pada akhir perdagangan semalam (07/08). Indeks Dow Jones berhasil melanjutkan kenaikan dan berakhir ke level 22,118 atau naik 0.11%, adapun indeks S&P menguat 0.16% ke level 2,480, dan Nasdaq terangkat 0.51% ke level 6,383. 
Penguatan yang terjadi pada indeks utama AS didukung oleh kenaikan saham di sektor konsumsi dan teknologi, dimana 
Saham Wal-Mart (WMT.N) naik 1% dan Tyson Foods (TSN.N) naik 5,7%. Selain itu menjelang berakhirnya seasoning earning, beberapa perusahaan bahkan melaporkan laba yang jauh lebih tinggi dari ekpektasi pasar sebelumnya, serta sentiment dari data tenaga kerja yang kuat diakhir pekan kemarin masih memberikan dorongan pada positifnya indeks utama AS semalam.

Sementara itu, komoditas oil mengalami penurunan sebesar 0.20% ke level 49.39 per barel, hal ini disebabkan adanya kekhawatiran pelaku pasar mengenai pasokan Libya yang kembali meningkat serta lambatnya pertemuan produsen Abu Dhabi dan OPEC dalam memastikan pemotongan produksi tahun ini.

JCI Prediction

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Secara teknikal stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,723-5,815.

Highlight News

Economic & Industry News

·  Cadangan Devisa Pada Juli Meningkat US$127.76 Miliar Atau Tumbuh 3.79% Mom

·  Pertumbuhan Ekonmi Kuartal II Melambat 5.01% Yoy, BI Optimistis Ekonomi Kuartal III & IV Pulih

·  Harga Bijih Besi Terdorong Pemangkasan Produksi China

·  Surplus Pasokan Atubara 5.8 Ton Mulai September Seiring Permintaan Berkurang

Corporates News

·  Anak Usaha BWPT Memperoleh Refinancing Bank Sebesar Rp 1,15 Triliun dari Indonesia Eximbank

·  INTA Menyelesaikan Akuisisi 30% Saham Petra Unggul Sebesar Rp 337,5 Miliar

·  PDES Berencana Melakukan Ekspansi di Thailand Pada Semester II 2017

·  TPIA Akan Melaksanakan Right Issue Sebesar Rp 18.000 persaham Tahun Ini

·  TOTL Akan Menggunakan Sisa Belanja Modal Untuk Akuisisi Tanah di Bogor Sebesar Rp 60 Miliar

·  APLN Masih Memiliki Lahan Seluas 664 Hektare

·  Laba Bersih DOID Meningkat 7,88% Menjadi US$ 8,6 Juta Pada Semester I 2017

·  Penjualan DSFI Meningkat 9,34% Menjadi Rp 330,17 Pada Kuartal II 2017

·  Anak Usaha TIRA Akan Mendirikan Perusahaan Patungan Baru yang Bergerak di Bisnis Percetakan Baja

·  ENRG Akan Berencana Restrukturisasi Melalui Konversi Utang ke Saham

·  MARI Perluas Market Share Dengan Akuisisi 99% saham PT Radio Merpati Darmawangsa

·  Setelah IPO NASA Akan Bangun Landed House di Parung Panjang

·  PTPP Akan Terbitkan Prepetual Bonds Sebesar Rp 700 Miliar Pada Agustus 2017

·  Anak Usaha PTPP yaitu PT PP Presisi Akan Melakukan IPO Pada Semester II 2017

·  Pabrik Pengolah Kelapa Sawit SGRO di Kalimantan Akan Selesai Pada Semester II 2018

·  Penjualan SMSM Meningkat 11,61% Menjadi Rp 1,494 Triliun Pada Semester I 2017

·  TLKM Lunasi Utang Rp 1 Triliun Kepada Tiga Perbankan Melalui Anak Usahanya

·  Hingga Semester I 2017 INTP Telah Menyerap 50% Capex 2017 Untuk pembangunan terminal semen

·  ANTM Akan Realisasikan Ekspor 2,7 Juta Ton Bijih Nikel Akhir Tahun InI



comments

logo-OSO_Securities

OSO Securities

author