Market View

Market View

Posted by Written on 22 December 2016


Pada perdagangan Rabu 21/12/2016, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 51,08 poin (0,99%) dan ditutup pada level 5.111.39. Pelemahan terbesar oleh Sektor Konsumen melemah 2,87%, Sektor Manufaktur melemah 1,67% dan Sektor  Properti melemah 0,97%. Investor asing melakukan net buy sebesar Rp 151 miliar.

Bursa saham AS ditutup melemah. Saham Merck menjadi saham dengan penurunan terbesar. Sedangkan saham Nike merupakan saham dengan kenaikan tertinggi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 32,66 poin (0,16%) ditutup pada level 19.941,96, Indeks S&P 500 melemah 5,58 poin (0,25%) ditutup pada level 2.265,18 dan Indeks Nasdaq Composite melemah 12,51 poin (0,23%) ditutup pada level 5.471,43.

Indeks Dow Jones Industrial Average hampir mendekat level 20.000 namun belum tercapai. Bursa saham AS menguat sejak 8 November dengan kenaikan Indeks Dow Jones Industrial Average  9% dan Indeks S&P 500 menguat 6% usai presiden terpilih AS Donald Trump berencana pangkas deregulasi dan meningkatkan belanja infrastruktur. Sejumlah investor khawatir lantaran reli bursa saham AS membuat harga saham AS makin meningkat. Di sisi lain investor juga fokus terhadap rencana pemerintahan baru sehingga ada kemungkinan pajak turun dan kebijakan lainnya yang dapat memperlebar defisit. 

IHSG hari ini kemungkinan akan bergerak melemah dengan rentang Support 5.070-5.090 dan resistance 5.132-5.151. (Disclm.On)





comments

logo-TrustSec

PT. Trust Securities

author