PBB Hapuskan Sanksi atas Iran

PBB Hapuskan Sanksi atas Iran

Posted by Written on 18 January 2016


Selamat pagi…

Pada akhir minggu kemarin, PBB dan beberapa negara adidaya telah menghapuskan sanksi ekonomi atas Iran, setelah Pemerintah Iran dianggap mematuhi semua tuntutan atas PBB atas program nuklir yang mereka lakukan.  Dengan dihapuskannya sanksi ekonomi ini berarti Iran diperbolehkan kembali untuk melakukan kegiatan ekspor minyak yang selama ini dibekukan.  Masuknya suplai minyak dari Iran ini diperkirakan bakal memperburuk kelebihan suplai yang saat ini terjadi pada pasar minyak dunia.  Harga minyak diperkirakan masih akan tertekan.

Padahal, indeks Dow Jones Industrial pada 10 hari pergerakan terakhir telah turun lebih dari 1400 poin sebagai akibat dari kejatuhan harga minyak.  Di akhir minggu kemarin, indeks Dow Jones Industrial juga terkoreksi 390,97 poin (-2,39 persen) sehingga ditutup pada level 15.988,08 sebagai akibat dari harga minyak WTI yang mengakhiri perdagangan dibawah level psikologis US$30 per barrel.  Sentimen negatif dari koreksi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) ini telah membuat indeks dari bursa di kawasan Asia  bergerak turun.  Indeks Hang Seng running dengan koreksi sebesar 1,3 persen, sedangkan indeks Strait Times running dengan koreksi sebesar 1,5 persen.  Harga minyak WTI di pasar Asia pagi ini masih kembali terkoreksi turut memberikan tekanan bagi pergerakan indeks di kawasan regional.

Setelah pada hari Jumat kemarin ditutup dengan signal negatif setelah gagal menembus resisten di kisaran 4.526 – 4.533, sentimen negatif dari bursa regional ini diperkirakan bakal membuat IHSG pada hari ini kembali bergerak turun pada kisaran 4.450 – 4.525. 

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG memang terlihat masih bisa bertahan ditengah berbagai sentimen negatif yang menerpa.  Minimnya aktifitas dari pemodal asing, membuat IHSG masih bisa bertahan, setidaknya untuk bergerak flat pada kisaran 4.450 – 4.550.  Meskipun demikian, krisis yang terjadi pada harga minyak, diperkirakan masih akan akan terus berlangsung, seiring dengan meningkatnya suplai minyak dunia setelah Iran kembali menjual minyak ke pasar internasional.  Pemodal sebaiknya mengambil posisi wait and see dulu, sambil menunggu krisis ini selesai.  Jika suport IHSG di 4.450 gagal bertahan, IHSG bakal memiliki potensi koreksi hingga kisaran 4.200 – 4.250.



comments

logo-UniversalBroker

UniversalBroker

author