KALAU UANG PANAS HENGKANG

KALAU UANG PANAS HENGKANG

Posted by Written on 20 June 2006


Imam Semar, Bear Investor KlubSaham.Com


Beberapa hari lalu saya bertemu seorang teman lama. Namanya Agus Tanzil dan panggilannya I-Bong. Dia tidak ada hubungannya dengan Eddy Tanzil atau ny. Tanzil, atau marga Tan. Salah kalau anda mengira dia keturunan Cina yang dulunya bernama Tan I-Bong. Yang benar adalah, dia cucunya Hj. Agus Salim dan keponakannya Emil Salim yang orang Padang.

I-Bong yang bekerja di Lapindo Brantas bercerita tentang pertemuannya dengan bupati Sidoarjo, LSM Lingkungan Hidup dan organisasi pemuda untuk menerangkan kejadian semburan lumpur panas. Semburan ini bisa terjadi di alam. Pernah terjadi di Purwodadi. Di sana lumpurnya dimanfaatkan menjadi kramik dan air panasnya menjadi pemandian air hangat, tempat pariwisata.

Ketika ditanya bupati kenapa hal yang sama tidak diterapkan di Porong? Jawab I-Bong: “Kalau disini..., ada rig minyak dan ada Lapindo. Banyak pihak melihatnya seperti jeruk”.

Bupatinya mengerutkan dahi, kurang memahami. Tetapi orang dari LSM Lingkungan Hidup menyeletuk lirih: “Bukan jeruk pak, tetapi susu mama muda yang montok”.

“Kenapa?” tanya pak bupati tak mengerti.

“Semua orang kepingin memeras.....” lanjut orang dari LSM, sambil tersenyum mesem.

comments

logo-Imam_semar

Imam_semar

author