Market Review IV (Tengah Tahun): Market Sontoloyo, Ekonomi Letoy dan Pemilu AFI

Market Review IV (Tengah Tahun): Market Sontoloyo, Ekonomi Letoy dan Pemilu AFI

Posted by Written on 29 August 2004


Pasar Saham Sontoloyo
Dow menurun santai. Kadang naik, kadang turun, tapi secara keseluruhan turun secara perlahan dalam koridor yang landai. Dollar yang seharusnya secara fundamental turun, eh malah naik sampai 4%-5% terhadap beberapa mata uang lainnya sebelum turun 2% pada saat pengumuman lowongan kerja yang diciptakan bulan July 2004. Katanya sih dollar index bisa menguat 5%-7% lagi. Padahal pertumbuhan GDP US juga melorot ke 3% saja dari entah berapa. Korban di Irak semakin banyak, US semakin ditinggalkan oleh sekutunya (paling tidak Filipina dan Spanyol). Saya bisa menunjukkan angka-angka, tapi ini akan membuat anda semua mengantuk. Saya hanya akan ringkaskan saja tentang gejala pasar sekarang yang landai turunnya. Ini yang disebut sontoloyo. Maksudnya, secara fundamental seharusnya turun, tapi malah adem ayem saja. Saya juga belum melihat gejala panik (fear), ketakutan dalam perdagangan di bursa New York. Walaupun Dow pada saat tulisan ini mulai dibuat telah berada di bawah 10,000. Tapi kemudian naik lagi ke kisaran 10100. Grafik harga dan moving average 200 hari untuk DOW, Nasdaq dan S&P sudah menunjukkan good bye kiss di bulan Juli. Ini seperti yang pernah saya katakan pada tulisan sebelumnya dan pada pertemuan ulang tahun KSC di awal tahun ini bahwa saya masih bullish sampai pertengahan tahun 2004 dan .... hati-hati setelah kuartal II 2004. Ada beberapa faktor yang seharusnya membuat investor pasar modal ketakutan, tetapi tidak berdampak apa-apa terhadap sentimen pasar. Harga minyak yang terus menanjak, kesempatan kerja di US dan negara-negara lain yang masih memble, the Fed yang mulai menaikkan suku bunganya, US dollar yang menguat, inflasi yang ...., anda tahu maksud saya (inflasi selalu jadi permainan para pelaku statistik).

comments

logo-Imam_semar

Imam_semar

author