SIGNAL DARI PASAR: PDI-P DAN MEGA AKAN KALAH!

SIGNAL DARI PASAR: PDI-P DAN MEGA AKAN KALAH!

Posted by Written on 23 March 2004


(Belajar dari Negri Jiran)

Jiran kita Malaysia baru selesai melakukan pilihan raya - pemilihan umum tanggal 21 Maret 2004 kemarin. Hasilnya diumumkan keesokan harinya tanggal 22 Maret 2004. Ada beberapa phenomena yang menarik yang bisa dipelajari dari pasar Kuala Lumpur.

Beberapa bulan sebelum pemilu, terjadi pergantian kepemimpinan Malaysia dan Barisan Nasional (BN). Mahatir digantikan oleh A. Badawi. Gaya kepemimpinan Badawi sangat berbeda dengan pendahulunya – Mahatir. Badawi nampak lemah dan kurang garang dibanding Mahatir. Banyak awalnya orang meragukan bahwa BN bisa mempertahankan perolehan suaranya dibandingkan tahun lalu. Mungkin tidak kalah, tetapi perolehan suaranya berkurang. Dalam pidato-pidato pertamanya Badawi mulai mengungkit-ungkit masalah milik Anwar Ibrahim, seperti masalah sogok-menyogok, kroniisme dalam bisnis. Bahkan dia juga merencanakan untuk menggalakkan bidding terbuka dalam proyek-proyek pemerintah yang dulunya banyak dilakukan dengan tunjuk langsung (itu katanya, saya sendiri tidak tahu). Dengan demikian diduga akan banyak terjadi perubahan dalam dunia bisnis. Pasar nampak nervous. Indeks KLSE dibandingkan dengan Jakarta atau Bangkok selama 1.5 tahun ini termasuk yang lambat startnya. Hanya menjelang akhir-akhir dekat dengan pemilu, indeks KLSE seperti sapi gila, mengamuk dengan rally yang sangat kuat. Bahkan seakan tidak terpengaruh oleh bursa regional dan bursa dunia. Bahkan menjelang hari pengundian (pemilihan) indeks KLSE menembus angka psikologis 900 dan naik terus sampai pengumuman hasil perolehan suara dan pelantikan A. Badawi menjadi perdana mentri.

comments

logo-Imam_semar

Imam_semar

author